Pages

Kamis, 19 Mei 2011

JANGAN MENDUSTAKAN NIKMATNYA


ARTINYA,ingatlah setiap nikmatNya yang telah dianugrahkan kepada anda.Karena dia telah nelipatkan nikmatNya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki.Syukurilah dan jangan bersedih. Tentang nikmat ini Allah SWT berfirman "jika kamu menghitung nikmat Allah,niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya.(QS.Ibrahim :34)
Salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT seperti kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalan hidup kita. kenapa kalian bersedih berkepanjangan. Namun begitulah karena kalian tidak pernah menyadarinya, anda mengenguasai kehidupan tetapi tidk pernah menyadarinya. Padahdal semua itu nikmat Tuhan-Mu "Dan,Dia menyempurnakan nikmatNya kepadamu lahir dan batin"(QS.Lukman:20). Anda diberiakan dua mata,satu lidah dua bibir,dua tangan dan dua kaki Sebagai kesempurnaan nikmatnya"Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS.Ar-Rahman:13)
Jangan berfikir berjalan dengan dua kaki itu suatu yang sepele,sedang suatu waktu kaki menjadi bengkak karena dipakai terus-menerus berjalan.Terehentilah bisa berjalan kaki maka kembalilah pada Tuhan-Mu jangan mengangkan wajahmu sebagai tanda sombong. Karena masih banyak di luar sana yang tidak bisa berjalan kaki karena lumpuh dan hilang kedua kakinya. Dengan demikian tercabutlah satu nikmatNya atas dirimu.
Sepertinya anda tidak akan menukar kedua matamu, kedua kakimu, kedua tanganmu, dan lidahmu dengan emas berlian.Atau menukarnya dengan uang jutaan ,miliaran ? sepertinya anda tidak akan pernah melakukannya.Namun sayang setelah mereka mengetahui nikmatnya kemudian mereka mengingkarinya"Mereka mengetahui nikmat Allah, Kemudian mereka mengingkarinya (QS.An Nahl:83). Dan karena mendustakan nikmatNya Allah SWT akan memperlihatkannya pada hari yang telah ditentukan "Dan, pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan(QS.Adz-Dzariyat: 21)

TETAPLAH PENUH HARAPAN

Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup dan jiwa terasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus dipikul  segara menyerulah "Ya Allah".
Kuingat saat alam begitu gelap
gulita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam
Ku sebut namaMU dengan lantang disaat pajar menjelang
dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah
Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menetes penuh keiklasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati adalah hanya di tujukan ke hadirat-Nya.
Jangan bersedih saudaraku, ketika manusia tidak mempu menampung beban hidup kita, kesedihan kita,  segeralah bangkit dan menghadapnya dengan penuh kesucian dan keiklasan. Allah SWT  tak pernah mengelus atas keluh kesah kita.Janganlah Bersedih Saudaraku.